MAKALAH
MEDIA
PEMBELAJARAN
BRENDA KARISOH
162208080
DOSEN :
Drs. H. Manggopa,
MAP
PENDIDIKAN
TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
FAKULTAS
TEKNIK
UNIVERSITAS
NEGERI MANADO
2017
KATA PENGANTAR
Puji
syukur saya ucapkan atas kehadirat Tuhan
Yang Maha Esa, karena dengan berkat dan karunia-Nya kami masih diberi kesempatan untuk
menyelesaikan makalah ini. Kami menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini
masih banyak kekurangan, oleh sebab itu kami sangat mengharapkan kritik dan
saran yang membangun. Dan semoga dengan selesainya makalah ini dapat bermanfaat
bagi pembaca.
Mudah-mudahan segala bantuan dan dorongan yang diberikan mendapat imbalan dari
Allah swt. Semoga Makalah ini bermanfaat bagi kita semua dan juga bagi penulis.
DAFTAR ISI
KATA
PENGANTAR ......................................................................................
DAFTAR
ISI.......................................................................................................
BAB I PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang............................................................................................
B.
Rumusan Masalah........................................................................................
C.
Tujuan..........................................................................................................
BAB II PEMBAHASAN
A.Pengertian
Media Pembelajaran...................................................................
B. Fungsi Media Pembelajaran……………………………………………...
C.
Macam-Macam Media Pembelajaran Dan
Karakteristiknya…………….
D.
Kelebihan dan Kekurangan Media
Pembelajaran………………………..
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan........................................................................................
DAFTAR
PUSTAKA.........................................................................................
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang
Media
pembelajaran merupakan salah satu komponen pembelajaran yang mempunyai peranan
penting dalam Kegiatan Belajar Mengajar. Pemanfaatan media seharusnya merupakan
bagian yang harus mendapat perhatian guru / fasilitator dalam setiap kegiatan
pembelajaran. Oleh karena itu guru / fasilitator perlu mempelajari bagaimana
menetapkan media pembelajaran agar dapat mengefektifkan pencapaian tujuan
pembelajaran dalam proses belajar mengajar.
Pada kenyataannya media pembelajaran
masih sering terabaikan dengan berbagai alasan, antara lain: terbatasnya waktu
untuk membuat persiapan mengajar, sulit mencari media yang tepat, tidak
tersedianya biaya, dan lain-lain. Hal ini sebenarnya tidak perlu terjadi jika
setiap guru / fasilitator telah mempunyai pengetahuan dan ketrampilan mengenai
media pembelajaran.
Harapan yang tidak pernah sirna dan
selalu guru tuntut adalah bagaimana bahan pelajaran yang disampaikan guru dapat
dikuasai anak didik secaratuntas. Ini merupakan masalah yang cukupsulit yang
dirasakan oleh guru. Kesulitan itu dikarenakan anak didik bukan hanya sebagai
individu dengansegala keunikannya, tetapi mereka juga sebagai makhluk social
dengan latar belakang yang berbeda. Paling sedikit ada tiga aspek yang
membedakan anak didik satu dengan yang lainnya, yaitu aspek intelektual,
psikologis, dan biologis. Ketiga aspek tersebut diakui sebagai akar
permasalahan yang melahirkan bervariasinya sikap dan tingkah lakuanakdidik
disekolah. Halitu pula yang menjadikan berat tugas guru dalam menglola kelas
dengan baik. Keluhan-keluhan guru sering terlontar hanya karena masalah
sukarnya mengelola kelas. Akibat kegagalan guru mengelola kelas,tujan
pengajaran pun sukar untuk dicapai. Hal ini kiranya tidak perllu terjadi,
karena usaha yang dapat dilakukan masih terbuka lebar.
Salah satu caranya adalah dengan
meminimalkan jumlah anak didik di kelas. Mengaplikasikan beberapa prinsip
pengelolaan kelas. Kelas adalah upaya lain yang tidak bisa diabaikkan begitu
saja. Pendekatan terpilih mutlak dilakukan guna mendukung pengelolaan kelas.
Disamping itu juga, perlu memanfatkan beberapa media pendidikan yang telah ada
dan mengupayakan pengadaan media pendidikan baru demi terwujudnya tujuan
bersama.
B.
Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah dari makalah ini, yaitu:
1. Apakah media
pembelajaran?
2. Bagaimana
fungsi media pembelajaran?
3. Bagaimana
karakteristik dari beberapa macam media pembelajaran ?
4. Apa
kekurangan dan kelebihan media pembelajaran ?
C.
Tujuan
Tujuan yang akan dicapai dengan adanya makalah ini, yakni:
1. Dapat mengetahui pengertian dari
media pembelajaran
2. Dapat mengetahui fungsi dari media
pembelajaran
3. Dapat mengetahui macam-macam dari
media pembelajaran dan karakteristiknya
4. Dapat mengetahui kekurangan dan
kelebihan media pembelajaran
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian
Media Pembelajaran
Kata media berasal dari bahasa Latin
medio atau medius. Dalam bahasa Latin, media dimaknai sebagai antara. Sedangkan
dalam bahasa Arab, media adalah perantara atau pengantar pesan dari pengirim
kepada penerima pesan. Media
merupakan bentuk jamak dari medium, yang secara harfiah berarti perantara atau
pengantar. Secara khusus, kata tersebut dapat diartikan sebagai alat komunikasi
yang digunakan untuk membawa informasi dari satu sumber kepada penerima.
Dikaitkan dengan pembelajaran, media dimaknai sebagai alat komunikasi yang
digunakan dalam proses pembelajaran untuk membawa informasi berupa materi ajar
dari pengajar kepada peserta didik sehingga peserta didik menjadi lebih
tertarik untuk mengikuti kegiatan pembelajaran. Satu hal yang perlu diingat
bahwa peranan media tidak akan terlihat apabila penggunaannya tidak sejalan
dengan isi dan tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan. Secanggih apa pun
media tersebut, tidak dapat dikatakan menunjang pembelajaran apabila
keberadaannya menyimpang dari isi dan tujuan pembelajarannya. Media adalah
segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima
sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan minat serta
perhatian siswa sedemikian rupa sehingga proses belajar terjadi
(Sadiman,2002:6).
Menurut
Gerlach dan Ely (1971), media apabila dipahami secara garis besar adalah
manusia, materi atau kejadian yang membangun kondisi yang membuat siswa mampu
memperoleh pengetahuan, keterampilan atau sikap. Sehingga guru, buku teks dan
lingkungan sekolah marupakan media. Fleming (1987: 234) menyatakan media
berfungsi untuk mengatur hubungan yang efektif antara dua pihak yaitu siswa dan
isi pelajaran. Latuheru(1988:14),
menyatakan bahwa media pembelajaran adalah bahan, alat, atau teknik yang
digunakan dalam kegiatan belajar mengajar dengan maksud agar proses interaksi
komunikasi edukasi antara guru dan siswa dapat berlangsung secara tepat guna
dan berdaya guna. Berdasarkan definisi tersebut, media pembelajaran memiliki
manfaat yang besar dalam memudahkan siswa mempelajari materi pelajaran. Media
pembelajaran yang digunakan harus dapat menarik perhatian siswa pada kegiatan
belajar mengajar dan lebih merangsang kegiatan belajar siswa.
Media pembelajaran adalah media yang
membawa pesan-pesan atau informasi yang bertujuan instruksional atau mengandung
maksud-maksud pengajaran menurut Gagne dan Briggs (1975). Media pembelajaran
meliputi alat yang secara fisik digunakan untuk menyampaikan isi materi
pengajaran yang terdiri dari buku, tape recorder, kaset, video camera, video
recorder, film, slide (gambar), foto, gambar, grafik, televisi dan computer.
Hainich dan kawan-kawan (1982)
mengemukakan istilah medium sebagai perantara yang mengantar informasi antara
sumber dan penerima.
Kesimpulannya, media adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima. Sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan minat siswa sedemikian rupa sehingga proses belajar terjadi.
Kesimpulannya, media adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima. Sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan minat siswa sedemikian rupa sehingga proses belajar terjadi.
B. Fungsi
Media Pembelajaran
Ada dua fungsi utama media pembelajaran yang perlu kita
ketahui. Fungsi pertama media adalah sebagai alat bantu pembelajaran, dan
fungsi kedua adalah sebagai media sumber belajar. Kedua fungsi utama tersebut
dapat ditelaah dalam ulasan di bawah ini.
1. Media pembelajaran sebagai alat
bantu dalam pembelajaran
Tentunya kita tahu bahwa setiap materi ajar memiliki tingkat
kesukaran yang bervariasi. Pada satu sisi ada materi ajar yang tidak memerlukan
alat bantu, tetapi di lain pihak ada materi ajar yang sangat memerlukan alat
bantu berupa media pembelajaran. Media pembelajaran yang dimaksud antara lain
berupa globe, grafik, gambar, dan sebagainya. Materi ajar dengan tingkat
kesukaran yang tinggi tentu sukar dipahami oleh siswa. Tanpa bantuan media,
maka materi ajar menjadi sukar dicerna dan dipahami oleh setiap siswa. Hal ini
akan semakin terasa apabila materi ajar tersebut abstrak dan rumit/kompleks.
Sebagai alat bantu, media mempunyai fungsi melicinkan jalan menuju tercapainya
tujuan pembelajaran. Hal ini dilandasi keyakinan bahwa kegiatan pembelajaran
dengan bantuan media mempertinggi kualitas kegiatan belajar siswa dalam
tenggang waktu yang cukup lama. Itu berarti, kegiatan belajar siswa dengan
bantuan media akan menghasilkan proses dan hasil belajar yang lebih baik
daripada tanpa bantuan media.
2. Media pembelajaran sebagai sumber
belajar
Sekarang Anda menelaah media sebagai sumber belajar. Sumber
belajar adalah segala sesuatu yang dapat dipergunakan sebagai tempat bahan
pembelajaran untuk belajar peserta didik tersebut berasal.
Sumber belajar dapat dikelompokkan
menjadi lima kategori, yaitu manusia, buku perpustakaan, media massa, alam
lingkungan, dan media pendidikan. Media pendidikan, sebagai salah satu sumber
belajar, ikut membantu guru dalam memudahkan tercapainya pemahaman materi ajar
oleh siswa, serta dapat memperkaya wawasan siswa.
Adapun
mengapa media pembelajaran yang tepat dapat membawa keberhasilan belajar dan
mengajar di kelas, menurut Levie dan Lentz (1982), itu karena media
pembelajaran khususnya media visual memiliki empat fungsi yaitu:
a.
Fungsi
atensi, yaitu dapat menarik dan mengarahkan perhatian siswa untuk
berkonsentrasi kepada isi pelajaran yang berkaitan dengan makna visual yang
ditampilkan atau menyertai teks materi dan pelajaran.
b.
Fungsi
afektif, yaitu dapat menggugah emosi dan sikap siswa.
c. Fungsi
kognitif, yaitu memperlancar tujuan untuk memahami dan mengingat
informasi/pesan yang terkandung dalam gambar.
d. Fungsi
compensations, yaitu dapat mengakomodasikan siswa yang lemah dan lambat
menerima dan memahami isi pelajaran yang disajikan dengan teks atau secara
verbal. Alasan-alasan mengapa media
pembelajaran dapat mempertinggi proses belajar siswa yaitu: a. Alasan yang
pertama yaitu berkenaan dengan menfaat media pengajaran itu sendiri, antara
lain: 1) Pengajaran lebih menarik perhatian siswa, sehingga menumbuhkan
motivasibelajar. 2) Bahan pengajaran lebih jelas maknanya, sehingga dapat
menguasai tujuan pembelajaran dengan baik. 3) Metode pengajaran akan
bervariasi. 4) Siswa dapat lebih banyak melakukan aktivitas belajar, seperti
mengamati, melakukan, mendemonstrasikan dan lain-lain. b. Alasan kedua yaitu
sesuai dengan taraf berpikir siswa. Dimulai dari taraf berfikir konkret menuju
abstrak, dimulai dari yang sederhana menuju berfikir yang kompleks. Sebab
dengan adanya media pengajaran hal-hal yang abstrak dapat dikonkretkan, dan
hal-hal yang kompleks dapat disederhanakan. Itulah beberapa alasan mengapa
media pembelajaran dapat mempertinggi keberhasilan dalam proses belajar
mengajar. 3. Bedakan antara media dua dimensi dengan media tiga dimensi,
berikut dengan contoh-contohnya. Jawab:
a) Media Dua
Dimensi Media dua dimensi sering disebut media grafis. Media dua dimensi adalah
media yang memiliki ukuran panjang dan lebar. Grafis sebagai media pengajaran
dapat mengkombinasikan fakta-fakta, gagasan-gagasan secara jelas dan kuat
melalui perpaduan antara ungkapan atau grafik. Kata-kata dan angka-angka
dipergunakan sebagai judul dan penjelasan kepada grafik, bagan, diagram,
poster, kartun dan komik. Sedangkan sketsa, lambing bahkan foto digunakan untuk
mengartikan fakta, pengertian dan gagasan yang pada hakikatnya sebagai
penyajian grafis. Contoh media dua dimensi C media grafis, yaitu:
ü Bagan Yaitu kombinasi antara media grafis dan gambar
foto yang dirancang untuk memvisualisasikan secara logis dan teratur mengenai
fakta pokok atas gagasan. Fungsi bagan adalah untuk menunjukkan hubungan,
perbandingan, jumlah relative, perkembangan, proses, klasifikasi dan
organisasi.
ü Diagram Yaitu suatu gambaran sederhana yang dirancang
untuk memperlihatkan hubungan timbal-balik terutama dengan garis-garis.
ü Grafik, Yaitu penyajian data berangka. Grafik
merupakan keterpaduan yang lebih menarik dengan sejumlah tabulasi data yang
tersusun dengan baik. Tujuan dalam grafik adalah memperlihatkan perbandingan,
informasi kualitatif dengan cepat serta sederhana. Beberapa macam grafik
diantaranya yaitu grafik garis, batang, lingkaran, atau piring dan grafik.
ü Poster, Yaitu kombinasi visual dari rancangan yang
kuat dengan makna dan pesan dengan maksud untuk menangkap perhatian orang yang
lewat tetapi cukup lama menanamkan gagasan yang berarti dalam ingatannya.
Poster berguna untuk motivasi, peringatan dan pengalaman yang kreatif.
ü Kartun, Yaitu penggambaran dalam bentuk lukisan atau
karikatur tentang orang, gagasan, atau situasi yang didesain untuk mempengaruhi
opini masyarakat. Kegunaan kartun dalam pengajaran dapat memperjelas rangkaian
isi bahan dalam satu urutan logis atau mengandung makna.
Pemilihan kartun yaitu:
Pemilihan kartun yaitu:
· Pemakaiannya
sesuai dengan tingkat pengalaman
· Kesederhanaan
· Lambing yang
jelas.
· Penggunaan
kartun yaitu: Untuk motivasi, Sebagai ilustrasi , Untuk kegiatan siswa
· Komik, Yaitu
suatu bentuk kartun yang mengungkapkan karakter dan memerankan suatu cerita
dalam urutan yang erat dihubungkan dengan gambar dan dirancang untuk memberi
hiburan kepada para pembaca.
b) Media Tiga
Dimensi Yaitu media yang mempunyai panjang, lebar dan isi. Media tiga dimensi
yang sering dipakai adalah model dan boneka.
C.
Macam-Macam Media Pembelajaran Dan Karakteristiknya
Media pembelajaran merupakan
komponen intruksional yang melliputi pesan, orang, dan peralatan. Menurut syaifulbahri
djamarah dan aswan zain,media merupakan wahana penyalur informasi belajar atau
informasi pesan. Dalam perkembangannya media pembelajaran mengikuti
perkembangan teknologi. Berdasarkan perkembangan teknologi tersebut, media
pembelajaran dikelompokkan kedalam empat kelompok yaitu:
1. Media Hasil teknologi
Teknologi cetak adalah cara untuk menghasilkan atau
menyampaikan materi, seperti buku dan materi visual statis terutama melalui
prosespercetakan mekanisatau photografis.Kelompok media hasil teknologi cetak
antara lain: teks, grafik, foto atau representasi fotografik.karakteristik
media hasil cetak:
a. Teks dibaca secara linear
b. Menampilkan komonikasi secarasatu
arah dan reseptif
c. Ditampilkan secara statis atau diam
d. Pengembangannya sangat tergantung
kepada prinsip-prinsip pembahasan
e. Berorientasi atau berpusat pada
siswa.
Pendekatan yang berorientasi pada siswa adalah pendekatan
dalam belajar yang ditekankan pada ciri-ciri dan kebutuhan siswa secara individual.
Sedang lembaga pendidikan dan para pengajar berfungsi dan berperan sebagai
penunjang saja. Sistem pendekatan yang berorientasi pada siswa ini
didesainsedemikian rupa. Sehingga siswa dapat belajardengan sistem yang luwes
yang diarahkan agar siswa dapat membenntuk gaya belajarnya masingmasing. Dalam
hal ini guru dan lembaga berperan sebagai penunjang, fasilitator dan semangat
pada siswa yang sedangbelajar.
f. Informasi dapat diatur atau ditata
ulang oleh pemakai
2. Media hasil teknologi audio-visual.
Teknologi audi-visual cara menyampaikan materi dengan menggunakan mesin-mesin
mekanis dan elektronis untuk menyajikan pesan-pesan audio-visual penyajian
pengajaran secara audio-visual jelas bercirikan pemakaian perangkat keras
selama proses pembelajaran, seperti , mesin proyektor film, tape rekorder,
proyektor visual yang lebar.Karakteristik:
a. Bersifat linear
b. Menyajikan visual yang dinamik
c. Digunakan dengan cara yang telah
ditentukan sebelumnya oleh perancang
d. Merupakan representasi fisik dari
gagasan real atau abstrak
e. Dikembangkan menurut prinsip
psikologis behafiorisme dan kognitif
f. Berorientasi pada guru
Pendekatan yang berorientasi pada guru atau lembaga adalah
sistem pendidikan yang konfensional dimana hampir seluruh kegiatan pembelajaran
dikendalikan penuh oleh para guru dan staf lembaga penndidikan. Dalam sistemini
guru mengkomunikasikan pengethuannya kepada siswa dalam bentuk pokok bahasan
dalam beberapa macam bentuk silabus. Biasanya pembalajaran berlangsung dan
selesai dalam jangka waktu tertentu. Sedangkan metode mengajar yang dipakai
tidak beragam bentuknya, biasanya menggunakan metode ceramah dengan pertemuan
tatap muka (face to face)
3. Media hasil teknologi yang
berdasarkan computer teknologi berbasis computer merupakan cara menghasilka
atau menyampaikanmateri dengan menggunakan sumber-suber yang berbasis
micro-prosesor. Berbagai aplikasi teknologi berbasiskomputer dalampembelajaran
ummumnya dikenalsebagai computer assisted instruction. Aplikasi tersebut
apabila dilihat dari cara penyajiandan tujuan yang ingin dicapai melipiti
tutorial,penyajian materi secara bertahap, drills end practice latihan untuk
membantu siswa menguasai materi yang telah dipelajari sebelumnya, permainan dan
simulasi(latihanuntukmengaplikaskan pengetahian dan keterampiln yangbaru
dipelajari dari, dan basis data(sumber yang dapat membantu siswa menambahh
informasi dan penegtahuan sesuai dengan keinginan masing-masing ) Karakteristik
media hasil teknologi yang berdasarkan computer:
a. Dapat digunakan secara acak,
non-sekuensial atau secara linear
b. Dapat digunakan sesuai keinginan
siswa atau perancang
c. gagasan disajikan dalam gaya abstrak
dengan simbol dan grafik
d. Prinsip-prinsip ilmu kognitif untuk
mengembangkan media ini
e. Beroriatasi pada siswa dan
melibatkan interaktifitas siswa yang tinggi
4. Media hasil gabungan tenologi cetak
dan teknologi computer. Teknologi gabungan adalah cara unntukmenghasilkan dan
menyampaikan materi yang menggabungkan pemakaian beberapa bentuk media yang
dikendalikan komputer. Komputer yang memiliki kemampuan yang hebat seperti
jumlah random akses memori yang besar, hard disk yang besar, dan monitor yang
beresolusi tinggi ditambah dengan pararel(alat-alat tambahan), seperti: vidio
disk player, perangkat keras untuk bergabung dalam suatu jaringan dan sistem
audio.
a. Dapat digunkan secara acak, sekuensial,
linear
b. Dapat digunakan sesuai keinginan
siswa, bukan saja dengan direncanakan dan diinginkan oleh perancangnya
c. Gagasan disajikan secara realistik
sesuai dengan pengalaman siswa, menurut apa yang relefan dengan siswa dan
dibawah pengendalian siswa
d. Prinsip ilmu kognitif dan
konstruktifisme ditetapkan dalampengembangan dan penggunaanpelajaran
e. Pembelajaran ditata dan terpusat
pada lingkup kognitif sehingga pengetahuan dikuasai jika pengetahuan itu
digunakan
f. Bahan-bahan pelajaran melibatkan
interaktif siswa
g. Bahan-bahan pelajaran memadukan kata
dan visual dari berbagai sumber
Selain pembagian itu ada lagi pembagian media pembelajaran menurut jenis, daya liput, dan bahannya.
Selain pembagian itu ada lagi pembagian media pembelajaran menurut jenis, daya liput, dan bahannya.
1) Dilihat dari jenisnya, media terbagi
menjadi:
a) Media auditif
Media yang hanyamengandalkan suara saja seperi radio,kaset
rekoorder, peringan hitam.media ini tidak cocok untuk orang tuli atau mempunyai
kelainan pendengaran
b) Media visual
Media yang hanya mengandalkan indera penglihatan. Media ini
ada yang menampilkan gambar diam seperti film strip, slides, foto, gambar atau
lukisan, dan cetakan. Ada pula yang menampilkan gambar atau simbol yang
bergerak seperti film bisu, dan film kartun.
c) Media audio visual
Media yang mempunyai unsur suara dan unsur gambar. Jenis
media ini mempunya kemampuan yang lebih baik karena meliputi kedua jenis media
yang pertama dan kedua. Media ini dibagi dalam:
I.
Audio visual murni yaitu baik unsur
suara maupun unsur gambar derasal dari satu sumberseperti video kaset
II.
Audio visual tidak murni yaitu unsur
suara dan unsur gambarnya berasal dari sumber yang berbeda. Misalnya
filmbingkai suara yang unsur gambarnya berasal dari slides proyektor dan unsur
suaranya berasal dari tape recorder.
2) dilihat dari daya liputnya, media
terbagi menjadi:
a) media dengan daya liput luas dan
serentak. Penggunaan media ini tidak terbatas oleh tempat dan ruang serta dapat
menjangkaujumlah anak didik yang banyak dalam waktu yang sama.seperti radio dan
televisi serta internet
b) Media dengan daya liput terbatas oleh
ruang dan tempat
media ini dalam penggunaannya membutuhkan ruang dan tempat yang khusus seperti film sound slides film rangkai, yang harus menggunakan empat tertutupdan gelap.
media ini dalam penggunaannya membutuhkan ruang dan tempat yang khusus seperti film sound slides film rangkai, yang harus menggunakan empat tertutupdan gelap.
c) Media untuk pembelajaran invidual.
Media ini penggunaannya hanya untuk seorang diri.termasuk media ini adalh modul
berprogram dan pengajaran melalui komputer.
3) Dilihat dari bahan-bahannya, media
terbagi menjadi:
a) Media sederhana. Media ini bahan
dasarnya mudah diperoleh dan harganya murah, cara pembuatannya mudah,
danpenggunaannya tidak sulit.
b) Media kompleks. Media ini adalah
media yang bahan dasarnya kompleks sulit didapat serta mahal harganya, sulit
membuatnya, dan penggunaanya memerlukan keterampilan yang memadai.
D.
Kelebihan dan Kekurangan Media Pembelajaran
Meskipun dalam penggunaannya jenis-jenis teknologi dan media
sangat dibutuhkan guru dan siswa dalam membantu kegiatan pembelajaran, namun
secar`umu terdapat beberapa kelebihan dan kelemahan dalam penggunaannya.
Diantara kelebihan atau kegunaan media pembelajaran yaitu:
1. Memperjelas penyajian pesanagar
tidak terlalu bersifat verbalistis( dalam bentuk kata-kata, tertulis atau lisan
belaka)
2. Mengatasi perbatasan ruang, waktu
dan daya indera, seperti:
a. Objek yang terlalu besar digantikan
dengan realitas, gambar, filmbingkai, film atau model
b. Obyek yang kecil dibantu dengan
proyektor micro, film bingkai, film atau gambar
c. Gerak yang terlalu lambat atau
terlalu cepat dapat dibantu dengan tame lapse atau high speed photografi
d. Kejadian atau peristiwa yang terjadi
masa lalu bisa ditampilkan lagi lewat rekaman film,video, film bingkai, foto
maupun secara verbal
e. Obyek yang terlalu kompleks
(mesin-mesin) dapat disajikan dengan model, diagram, dll
f. Konsep yang terlalu luas (gunung ber
api, gempa bumi, iklim dll) dapat di visualkan dalam bentuk film,film bingkai,
gambar,dll.
3. Dengan menggunakan media pendidikan
secara tepat dan bervariasi sifat pasif anak didik dapat diatasi. Dalam hal ini
media pembelajaran berguna untuk:
a. Menimbulkan kegairahan belajar
b. Memungkinkan interaksi yang lebih
langsung antara anak didik dengan lingkungan dan kenyataan
c. Memungkinkan anak didik belajar
sendiri-sendiri sesuai kemampuan dan minat masing-masing.
4. Dengan sifat yang unik pada
tiapsiswa ditambah lagi dengan lingkungan dan pengalaman yang berbeda,
sedangkan kurikulum dan materi pendidikan ditentukan sama untuk setiap
siswa,maka guru akan mengalami kesulitan. Semuanya itu harus diatasi sendiri.
Apalagi bila latar belakang guru dan siswa juga berbeda. Masalah ini juga bisa
diatasi dengan media yang berbeda dengan kemempuan dalam:
a. Memberikan perangsang yang sama
b. Mempersamakan pengalaman
c. Menimbulkan persepsi yang sama.
Ada beberapa kelemahan sehubungan dengan gerakan pengajaran
visual anatar lain terlalu menekankan bahan-bahan visualnya sendiri dengan
tidak menghirukan kegiatan-kegiatan lain yang berhubungan dengan
desain,pengembangan,produksi, evaluasi, dan pengelolaan bahan-bahan visual.
Disamping itu juga bahan visual dipandang sebagai alat bantu semata bagi guru
dalam proses pembelajaran sehingga keterpaduan antara bahan pelajaran dan alat
bantu tersebut diabaikan.
Kelemahan audio visual:terlalu menekankan pada penguasaan
materi dari pada proses pengembangannya dan tetap memandang materi audio visual
sebagai alat Bantu guru dalam proses pembelajaran. Media yang beoriantsi
BAB III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Media merupakan suatu perantara
(alat) untuk mencapai tujuan pembelajaran. Penggunaan media yang tepat dapat
menunjang keberhasilan dalam proses pembelajaran. Media dua dimensi dan tiga
dimensi masing-masing berbeda dan mempunyai kelebihan dan kelemahan tersendiri.
Adapun media yang digunakan untuk pendidikan agama pasti berbeda dengan media
pendidikan pelajaran umum. Hal ini karena adanya perbedaan tujuan pembelajaran
antara pendidikan agama dengan pendidikan umum lainnya. Oleh karena itu guru
harus dapat memilih media yang sesuai dengan bahan pembelajaran sehingga tujuan
pembelajaran dapat dicapai dengan baik dan lancar
DAFTAR
PUSTAKA
MAKALAH
Reviewed by Brenda Karisoh
on
Desember 11, 2017
Rating:
Reviewed by Brenda Karisoh
on
Desember 11, 2017
Rating:



Tidak ada komentar: